Panduan Lengkap Buat Kamu yang Mau Menjelajahi Puncak Kosakora

Kamu punya hobi trekking dan sedang mencari destinasi petualangan baru? Mungkin Puncak Kosakora jawabannya. Tenang saja, kamu tidak memerlukan keterampilan memanjat khusus untuk tiba di atas bukit indah ini.

Puncak Kosakora bukanlah puncak gunung selayaknya puncak Semeru. Bukit setinggo 50 meter di atas permukaan laut ini terbentuk dari fenomena eksokarst alami. Tadinya, dataran tinggi ini dikenal dengan nama Bukit Ngrumput karena lokasinya yang berada di atas Pantai Ngrumput.

Sebutan yang berasal dari warga Tanjungsari itu pun memudar ketika tanpa sengaja seorang turis menjuluki bukit ini dengan nama Puncak Kosakora. Nama inilah yang kemudian lebih ngetop di kalangan wisatawan.

“Nama Kosakora tanpa sengaja diberikan oleh seorang turis. Uniknya, justru nama itulah yang terkenal ke seluruh penjuru nusantara”

Tanpa memerlukan waktu lama, foto-foto tentang keindahan alam Kosakora pun tersebar di media sosial. Ciri khas Kosakora adalah keberadaan papan nama dan bendera merah putih yang berkibar di puncak bukitnya. Dengan latar kibaran bendera dan laut yang terhampar, tak ayal Puncak Kosakora segera menyedot banyak perhatian muda-mudi dari berbagai wilayah di nusantara.

Nah, tak sabar ingin mengunjungi Puncak Kosakora? Simak dulu ulasan lengkapnya berikut ini.

Lokasi dan Harga Tiket Masuk Puncak Kosakora

Puncak Kosakora terletak di Banjarejo, Tanjungsari, Ngestireji, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Posisi dataran tinggi ini tepat berada di atas Pantai Ngrumput. Puncak ini diapit oleh Pantai Drini dan Pantai Krakal.

Meskipun demikian bila berdiri di Puncak Kosakora, kamu dapat menikmati keindahan Pantai Drini juga Pantai Kukup. Bukan cuma itu bahkan jika cukup jeli, kamu juga bisa melihat mercusuar Pantai Baron.

Tak puas dengan sajian pemandangan laut? Kamu bisa juga melihat keindahan jajaran perbukitan di Gunung Kidul. Warna biru laut, langit yang cerah, berpadu dengan hijaunya hamparan ladang.

Tiket masuk Puncak Kosakora sangat terjangkau. Hal ini disebabkan pengelolaan destinasi wisata alam ini masih dipegang oleh warga sekitar.

Biaya yang perlu kamu persiapan untuk memasuki areal Puncak Kosakora adalah

BiayaMotorMobilOrang
Retribusi Pantai BaronBiaya perorangBiaya perorangRp 10.000,00
Tiket MasukBiaya perorangBiaya perorangRp 2.000,00
Parkir KendaraanRp 2.000,00Rp 5.000,00-

*Sebagai informasi: Untuk yang terpampang diatas bisa saja berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi di lokasi yaa.

Kabarnya kini separuh bagian Bukit Kosakora dikelola oleh pihak Amarei Hill. Namun, sejauh ini belum ada pengaruh dari sisi biaya tiket masuk.

Berbagai Fasilitas yang Ada di Puncak Kosakora

Berbeda dengan Puncak Bogor yang super lengkap dengan berbagai fasilitas dan objek wisata, Puncak Kosakora terasa hanya mengandalkan keindahan alamnya saja. Hal ini sangat wajar, mengingat Puncak ini memang baru saja booming sebagai destinasi wisata alam.

Meskipun demikian, fasilitas jelas akan menjadi perhatian bila kamu merencanakan kunjungan bersama keluarga. Terlebih bila membawa serta anggota keluarga berusia paruh baya dan anak-anak kecil. Nah, berikut adalah beberapa fasilitas yang disediakan warga di areal Bukit Kosakora.

  1. Areal Parkir

Areal parkir yang terbilang lapang, cukup untuk memadai untuk memarkir kendaraan yang kamu bawa. Biaya parkirnya pun terjangkau. Bila lokasi parkir Kosakora mulai penuh, kamu bisa memarkir kendaraan di areal parkir Pantai Drini, kok. Namun, kamu harus berjalan kaki lebih jauh.

  1. Warung Makan

Tiba di Puncak, kamu bisa melepas lelah dengan minuman atau makanan. Warung-warung yang didirikan warga di dataran puncak ini menyediakan minuman ringan kemasan, mie instan, juga camilan.

Namun jangan lupa untuk memastikan kamu tidak membuang sampah sembarangan, ya. Jangan sampai areal puncak yang terbilang sangat bersih, jadi kotor oleh sampah bungkus makanan. Apalagi, tempat pembuangan sampah juga telah disediakan oleh warga sekitar.

  1. Penyewaan Tenda

Ingin bermalam di Bukit Kosakora? Tentu bisa. Lokasi Puncak Kosakora memang kerap menjadi areal berkemah para pencinta alam.

Tenang, kamu tidak perlu ribet membawa tenda sendiri, kok. Masyarakat menyediakan jasa penyewaan tenda dome dengan dua pilihan ukuran. Untuk tenda berukuran besar kamu harus menyediakan bujet Rp100.000,00 sedangkan tenda kecil hanya Rp60.000,00 saja.

  1. Toilet

Mengingat Puncak Kosakora memang sering digunakan untuk camping, maka warga pun menyediakan toilet umum. Jadi tidak perlu cemas bila setibanya di puncak mendadak kamu ingin buang air. Tentu saja untuk menggunakan sarana kebersihan ini kamu dikenakan biaya.

Apa yang Menarik dari Puncak Kosakora?

Mungkin kamu penasaran, apa saja yang bisa dilakukan saat bertandang ke Puncak Kosakora. Nah, berikut ini adalah dua hal yang bisa dilakukan oleh para wisatawan saat mengunjungi bukit indah ini.

Camping Puncak Kosakora

Camping Kosakora merupakan salah satu daya tarik Puncak Kosakora bagi anak-anak muda pencinta alam. Saking terkenalnya, hampir tiap akhir pekan ada saja kumpulan anak muda yang berkemah di bukit ini.

Sebagaimana dijelaskan sebelumnya, kamu tak harus membawa tenda sendiri karena adanya penyewaan tenda dome dari warga. Pilih saja mana yang sesuai dengan bujet kamu dan kawan-kawan.

Tentu saja, kamu tetap harus membawa persiapan berkemah lain. Beberapa perlengkapan camping yang penting diantaranya; sleeping bag, alas tidur (bisa berupa tikar lipat), senter,  pakaian ganti, losion anti-nyamuk, dan obat-obatan standar.

Perlu kamu ketahui, areal terbuka di Puncak Kosakora memang cukup lapang. Namun areal kemah hanya sanggup memuat 5 tenda ukuran besar saja.

Keuntungan dari camping di Kosakora adalah kamu bisa menyaksikan sunset sambil menikmati secangkir teh hangat. Bukan cuma itu, kamu juga bisa melihat sensasi matahari terbit keesokan paginya.

Objek Wisata Pantai Kosakora Wonosari

Puncak Kosakora Wonosari Jogja
Gambar via: 1001malam.com

Selain menikmati keindahan Puncak Kosakora, kamu juga bisa puas bermain air di pantai. Dikenal juga sebagai Pantai Ngrumput, Pantai Kosakora Wonosari adalah lokasi menyenangkan untuk bercengkerama bersama sanak keluarga atau teman.

Selain suasana pantai yang masih sangat asli, pasir pantai yang bersih terasa halus di kaki. Air lautnya juga sangat bersih dan jernih. Dibandingkan dengan Pantai Drini yang berpasir putih, Pantai Kosakora justru memiliki pasir dengan warna kecokelatan.

Hal yang paling menyenangkan adalah situasinya yang terbilang masih sepi. Jadi, kamu bisa menikmati pemandangan pantai dan udara yang bebas polusi tanpa merasa terusik layaknya berada di pantai pribadi.

Serunya, fasilitas di kawasan pantai justru lebih lengkap ketimbang di puncak. Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain:

  1. Toilet Umum

Tidak hanya satu, melainkan ada beberapa toilet yang tersedia di sini. Tentu hal ini sangat mendukung para wisatawan yang ingin berbilas sehabis berenang di laut.

Selain itu karena jumlah toilet yang cukup banyak, kamu tidak perlu khawatir harus mengantre lama. Tetapi, jangan lupa membayar biaya toilet, ya.

  1. Musala

Meski terbilang sederhana, musala yang tersedia di sini cukup memadai untuk menunaikan salat berjamaah, lho. Jadi tidak ada alasan untuk melalaikan waktu salat, ya.

Bagi perempuan, akan lebih baik untuk membawa perlengkapan salat sendiri. Walau tampak bersih, tetapi tidak ada yang bisa menjamin perlengkapan tersebut bebas dari kotoran.  

  1. Areal Bermain Voli Pantai

Ingin berolahraga ringan bersama teman? Di sini kamu bisa bermain voli pantai, lho. Selain tersedia areal yang cukup luas, net untuk bermain voli pantai pun sudah terpasang. Tidak punya bola voli? Bola plastik biasa bisa kamu beli di warung yang berjejer di pantai.

  1. Warung Makan

Sama halnya dengan di puncak, di pantai ini juga terdapat beberapa warung makan sederhana. Kamu bisa mengisi perut yang lapar seusai berolahraga atau bermain air di laut.

  1. Penginapan Asyfa

Tidak mau berkemah, tapi ingin bermalam? Penginapan Asyfa pilihannya. Penginapan ini cukup bersih dan nyaman, kok. Kamu pun bisa tidur ditemani suara deburan ombak di malam hari.

Biasanya pengunjung yang membawa keluarga atau mereka yang kemalaman, lebih memilih opsi menginap di penginapan ini ketimbang harus tidur di tenda. Selain alasan kenyamanan, tentu menginap di penginapan akan jauh lebih aman.

Rute atau Jalan Menuju Puncak Kosakora

Bersiap menuju Kosakora dari Jogja, kamu harus membawa perbekalan secukupnya. Pasalnya, perjalanan akan membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Belum termasuk kamu harus berjalan kaki menuju ke Puncak Kosakora.

Ada 3 jalur yang bisa kamu lalui untuk mencapai lokasi Puncak Kosakora. Ketiganya mempunyai jarak sekitar 75km. Berikut ini pilihan rutenya.

  • Rute Pertama

Bermula dari Yogyakarta, lalui Piyungan, terus melewati Patuk. Lanjutkan perjalanan hingga melalui Gading, Siono, hingga memasuki kawasan Wonosari. Teruskan hingga masuk ke Jalan Baron.

Selanjutnya, pada pertigaan Mulo ambillah jalan ke arah kiri. Saat masuk ke wilayah Tepus, pilih jalan ke kanan yang menuju Pantai Indrayanti. Teruskan hingga melalui Sundak dan Pantai Krakal. Lanjutkan perjalanan hingga tiba di Pantai Drini. Di sini parkirlah kendaraan kamu.

Kemudian lanjutkan dengan berjalan kaki ke arah timur Pantai Drini hingga mencapai Pantai Ngrumput. Ikuti papan penunjuk jalan dan trekking hingga mencapai Puncak Kosakora.

 

  • Rute Kedua

Bermula dari Yogyakarta, ambillah jalan mengarah ke Bantul, melalui Parangtitis. Terus sampai melewati Panggang dan Saptosari, hingga melewati Pantai Baron dan Pantai Kukup. Selanjutnya kamu akan tiba di Pantai Drini.

Parkirlah kendaraan kamu di areal parkir Pantai Drini. Lanjutkan perjalanan dengan trekking ke arah Pantai Ngrumput yang terletak di sebelah timur dari Pantai Drini. Kemudian kamu akan tiba di Puncak Kosakota.

 

  • Rute Ketiga

Berangkat dari Yogjakarta, menuju Piyungan. Terus hingga melalui wilayah Patuk, Gading, hingga memasuki kawasan Wonosari. Lanjutkan sampai melalui Jalan Baron dan melalui Pantai Baron. Teruskan hingga melewati Pantai Kukup sampai tiba di Pantai Drini.

Kamu bisa memarkir kendaraan di sini dan melanjutkannya dengan berjalan kaki menuju timur ke Pantai Ngrumput. Selanjutnya naik dengan melalui jalan yang cukup terjal hingga mencapai Puncak Kosakora.

Penting untuk kamu ketahui bahwa ketiga rute di atas hanya bisa dilalui dengan menggunakan kendaraan pribadi. Jika kamu memutuskan untuk menuju Puncak Kosakora dengan memakai kendaraan umum, inilah rute yang bisa kalian lalui.

  • Rute dengan Kendaraan Umum

Naik bus jurusan Wonosari dari terminal Giwangan dengan ongkos Rp9.000,00 per orang. Setibanya di terminal Wonosari (Selang), lanjutkan dengan menaiki minibus jurusan Kemadang dengan biaya Rp10.000,00 per orang.

Setibanya di Kemadang, kamu harus melanjutkan perjalanan dengan menggunakan ojek ke Pantai Drini dengan membayar Rp30.000,00 per orang.

Inilah kelebihan dari Puncak Kosakora. Berbeda dengan lokasi wisata lain seperti Air Terjun Sri Gethuk, Puncak Kosakora mudah dijangkau dengan transportasi umum.

Kelebihan dan Kelemahan Puncak Kosakora

Masih ragu memutuskan untuk berwisata ke Puncak Kosakora? Kalau begitu, mari kita simak apa saja kelebihan dan kelemahan dari Puncak Kosakora dibandingkan lokasi wisata alam lain di Yogyakarta.

Kelebihan:

  1. Bisa Melihat Keindahan 3 Pantai Sekaligus

Bukan hanya menikmati keindahan Pantai Ngrumput dari ketinggian, tapi juga Pantai Drini dan Pantai Krakal. Bukan cuma itu, bahkan jajaran bukit yang indah pun menambah daya tarik panorama bukit Kosakora.

  1. Fasilitas yang Memadai

Bukan cuma menyediakan toilet, musala, dan warung makan, bahkan warga juga menyediakan penyewaan tenda untuk camping. Sebagian fasilitas tersebut memang berada di Pantai Kosakora, namun tetap mudah dijangkau oleh wisatawan.

  1. Kemudahan Transportasi

Tidak harus menggunakan kendaraan pribadi bila kamu ingin berkunjung ke Puncak Kosakora. Kendaraan umum pun bisa menjangkau destinasi wisata alam ini.

  1. Lokasi yang Bersih

Kebersihan lokasi wisata baik Puncak Kosakora hingga pantainya memang patut diacungi jempol. Keduanya tampak sangat bersih dan apik. Jelas membuat setiap pengunjung merasa betah berlama-lama di Kosakora.

Kelemahan:

  1. Keamanan Jalur Trekking

Warga memang telah menyediakan pagar kayu sebagai tempat berpegangan saat trekking. Namun, masih membutuhkan pengawasan karena jalur trekking yang berbatu-batu relatif berbahaya bila dilalui tanpa berhati-hati.

  1. Pengamanan Lokasi Puncak Bukit

Ada bagian bukit yang rentan longsor. Alih-alih memberikan pagar khusus agar tidak bisa dilalui,  bagian tersebut hanya diberikan papan penanda biasa. Semoga saja kelak warga bisa lebih memperhatikan segi keamanan dari lokasi wisata ini.

Nah, buat kamu yang merencanakan untuk berwisata ke Puncak Kosakora sebaiknya persiapkan fisik, ya. Jangan lupa berfoto dengan kawan atau kerabat setibanya di puncak, dan bagikan pengalaman kamu dengan kami.

Our Reader Score
[Total: 6 Average: 3.7]

Tinggalkan komentar